Skip to main content

Official Store Garmin Pertama di Indonesia


Kalau kamu anak twitter, kamu bisa jadi pernah lihat kicauan tentang Tujungan Plaza itu. Kicauan yang rame pol sama recehan netizen. Hehe.. Ngomongin soal Tunjungan Plaza, emang banyak banget brand-brand yang membuka official storenya disini. Salah satunya Garmin. Iya, Garmin yang terkenal dengan jam tanggan buat para pelari itu. Dan official store Garmin pertama di Indonesia ini ada di Tunjungan Plaza 4.

Peresmian Official Store Garmin Pertama Di Indonesia

Beberapa tahun terakhir, lari bukan hanya olahraga, tetapi juga life style. Di Indonesia sendiri semakin banyak komunitas-komunitas lari, juga semakin banyak event-event lari seperti marathon. Bagi pecinta lari, jam tangan Garmin pasti sudah tak asing di telinga. Bahkan, seringnya ada yang membelinya dari luar negeri via online. Karena selama ini di Indonesia memang belum ada toko resmi Garmin. Tapi, kabar baiknya, per 24 Mei 2019, GARMIN Indonesia officialy punya toko resmi pertama di Indonesia. Toko official store Garmin pertama di Indonesia ini dibuka di Tunjungan Plaza 4 Lantai 3 Unit 28.

Lokasinya persis di depan SOGO, di dekat ekskalator juga persimpangan antara TP 4, TP 5 juga TP 6. 

peresmian official store garmin pertama di Indonesia
Official store pertama Garmi ini dibuka oleh pemiliknya, Jhonny Thio Doran. Beliau memutuskan untuk membuka toko resmi Garmin ini karena beliau sendiri adalah pecinta olahraga lari. Beliau sering mengikuti event lari, terakhir beliau mengikuti SPARTAN Race sejauh 50 km dalam waktu 11 jam. Beliau sendiri mengatakan, pembukaan store di Surabaya itu atas analisa market bahwa di Surabaya euforia lari dan bersepeda sangat tinggi. Event-event olahraga itu pesertanya selalu banyak dari Surabaya. Dan di Surabaya juga banyak komunitas olahraga tersebut.

Dalam acara pembukaan toko resmi Garmin di Tunjungan Plaza kemarin juga diundang banyak komunitas lari di Surabaya. Dan diundang pula atlet lari Indonesia, Agus Prayogo (33) yang juga mewakili Indonesia di ajang Asian Games 2018 lalu.

Sekilas Tentang Garmin

Garmin produk mana sih? Mungkin masih ada yang bertanya-tanya demikian. Okay I’ll answer it. Jadi Garmin adalah perusahaan yang beroperasi di Swiss, tepatnya di Schaffhausen. Tapi kantor pusatnya ada di Amerika. Garmin yang didirikan pada 1989 ini bukan hanya perusahaan jam tangan lhoo! Garmin adalah perusahaan yang menelurkan produk GPS, penerbangan, kelautan, otomotif, outdoor juga alat kebugaran.

Nah Garmin ini sudah menjual produknya hingga mancanegara, termasuk Indonesia. Penjualan Garmin Sport Watch di Indonesia difokuskan pada smartwatch pada pecinta olahraga lari, sepeda, renang, golf, kardio, fitness dan olahraga lainnya. Garmin sport watch ini punya beberapa keunggulan bagi para pecinta olahraga, seperti para pelari bisa mengetahui jarak yang telah ditempuh, detak jantung saat olahraga (heart rate), lama waktu olahraga, kecepatan, kalori yang tebuang saat olahraga juga rute map yang ditempuh selama olahraga. Bagi para pecinta olahraga, poin-poin itu menjadi begitu penting untuk mengukur kekuatan diri. Dan Garmin sport watch bisa membantu melakukannya.

Kecenya Koleksi Garmin di Official Store Garmin Surabaya

Di acara Peresmian Official Store Garmin Pertama Di Indonesia kala itu, saya sempat mengabadikan beberapa koleksi. Koleksi yang jadi khas Garmin: ringan, stylish, modelnya kece! Dan tentu saja dengan spesifikasinya masing-masing. Like this..








Kece - kece kan koleksinya? 

Peluncuran Dua Seri Forerunner di Acara Peresmian Official Store


Di moment pembukaan toko resmi pertama Garmin di Indonesia lalu, Pihak Garmin juga sekaligus launching dua produk terbarunya. Garmin Forerunner 245 dan Garmin Forerunner 245 Music. 

Kedua jam pintar ini ringan dan stylish bagi para pecinta lari. Keduanya hanya memiliki berat 38,5 gram. Namun memiliki banyak kelebihan data juga advanced training, fitur keselamatan juga pelacakan yang berguna untuk meningkatkan aktivitas pelari. Keduanya tak hanya digunakan untuk melacak aktivitas lari, namun juga mamantau statistik, menganalisa angka, mengetahui data performance para pelari, history selama latihan, goals dan lainnya.

Setelah latihan, Forerunner 245 dan Forerunner 245 Music ini memiliki alat tambahan untuk melacak kesehatan para pelari yang memakainya. Seperti sensor pulse Ox berbasis pergelangan tangan yang akan membantu mengukur bagaimana oksigen yang diserap oleh tubuh. Canggih ya!

Baterai Forerunner 245 maupun Forerunner 245 Music sangat awet. Keduanya bisa tahan hingga 7 hari dalam mode jam pintar, dan hingga 24 jam dalam mode GPS, dan hingga 6 jam dalam mode GPS plus musik.

Garmin Forerunner 245

Forerunner 245 tersedia dalam warna Slate Grey dan Amp Yellow, warna eksklusif untuk Asia Tenggara juga Jepang. Harga Forerunner 245 ini adalah Rp.4.799.000,- di awal peluncurannya.




Garmin Forerunner 245 Music

Forerunner 245 Music ini bisa menampung hingga 500 lagu. Tak hanya itu, smart watch jenis ini bisa disinkronkan dengan playlists dari spotify bahkan juga transfer dari komputer. Forerunner 245 Music terdiri dari warna Black, Aqua dan Lava Red. Lava Red ini warna eksklusif Asia Tenggara lhoo! Forerunner 245 Music dibandrol dengan harga Rp.5.549.000.



Comments

Popular posts from this blog

1st Best Winner Blogging Competition by DSCP Indonesia

Hello, Yep. Judulnya udah ngasih gambaran penuh tulisan ini tentang apa. Well, tadi sudah dihubungi tim DSCP kalau artikel Selamatkan Lamun Sebelum Manyun menang kompetisi blog yang diselenggarakan Bulan Mei kemarin. Temanya adalah  "Padang Lamun: Rumah Mereka, Untuk Kita" Hmm, belum bisa nulis banyak, mungkin nanti tulisan ini akan saya update lebih jelas lagi. Satu yang pasti saya mau terima kasih sama semua yang sudah support artikel saya. itu aja sih. Oh, daaaaan cerita dikit aja, kalau kemarin nulis artikel Selamatkan Lamun Sebelum Manyun itu bener-bener karena ingin support, mengedukasi dan ikut mengkampanyekan gimana lamun dan duyung. Mulai dari kondisinya, dari manfaatnya, dll. Kalau boleh dibilang, artikel ini artikel panjang pertama saya di tahun ini. Dan artikel yang "padat" referensi. Karena memang saya gak ingin salah informasi. Karena lagi-lagi niatnya edukasi. Begitulah. itu dulu. besok-besok saya update lebih informatif lagi artikel in...

Perumahan Mewah di Medan: Kelengkapan Sarana Prasarana (PSU) Menjadikannya Kawasan Permukiman yang Liveable

CitraLand dikenal luas sebagai perumahan mewah di berbagai kota di Indonesia | koleksi foto pribadi Backlog rumah, seperti yang pernah saya ulas dalam artikel ini , masih menjadi PR besar bagi pemerintah. Dan harus diakui, masalah ini tidak akan pernah tuntas jika hanya mengandalkan peran pemerintah saja. Keterlibatan stakeholder lain, seperti swasta ( developer ) juga menjadi nahkoda utama dalam penyediaan hunian bagi masyarakat. Utamanya, segmen perumahan mewah bagi kalangan menengah ke atas. Salah satu pengembang perumahan mewah di Indonesia adalah PT. Ciputra Development TBK. Selama ini, Ciputra berhasil membangun beberapa kawasan permukiman andalannya seperti CitraLand Surabaya, CitraLand Cibubur, juga CitraRaya Tangerang. Tak hanya di Jawa, kini Properti Ciputra setidaknya telah berdiri di 33 kota/kabupaten di Indonesia, dari Sumatera hingga Sulawesi. CitraLand dan Citra Kota Mandiri Di Pulau Sumatera, tepatnya di Medan, Ciputra kembali menegaskan eksistensinya. Setelah su...

Pengalaman Mandi Gratis di Bandara KLIA Malaysia

Tanggal 6 Februari 2020, Kilas Balik - Pengalaman Mandi Gratis di Bandara KLIA Malaysia. Malam itu aku melenggang dengan koper ditangan kananku menuju bus stop KL Sentral. Sebelumnya, kira-kira pukul 8 malam, aku bicara pada staf hotel di meja receptionist . Aku menanyakan, jika naik bus dari KL Sentral menuju KLIA, pemberhentian pertama apakah KLIA dulu atau KLIA 2 dulu. Karena aku menggunakan Saudia, maka aku perlu menuju KLIA Terminal 1. Ternyata bus akan mengantar penumpang ke terminal 1 terlebih dahulu. Oh, baik, berarti aku akan turun di pemberhentian kedua, begitu pikirku. "Loh kok? Bukannya sudah benar turun di KLIA 1, Ta?" Iya benar. Karena aku mau mandi dulu, hehehe . Terakhir mandi pagi jam 9, biar segar dan tidur nyenyak di penerbangan, kuputuskan untuk mandi dulu. Sayangnya, di KLIA Terminal 1 belum ada fasilitas mandi gratis. Adanya di KLIA Terminal 2. Jadi aku turun di terminal 2. Ini adalah pengalaman pertama mandi di bandara buatku. Di Indonesia, tepatnya di ...