Kalau bukan kita yang mulai, siapa lagi?

A Write to Remember, Aku Belum Cukup Baik

Aku ingat, sore itu begitu banyak orang dirumah. Aku duduk disebelah ibu. Persis di samping pintu menuju dapur yang kala itu ditutup rapat. I don't know what exactly happened actually. Aku hanya duduk dan memandangi orang yang terus menerus datang, saat matahari mulai terbenam. Hari itu, aku masih berusia lima tahun. And, i don’t remember that much.

Bayang-bayang senja itu tidak pernah hilang dari pikiranku. Setiap kali, scene dimana aku melihat bapak tidur di tengah ruangan itu muncul. Tapi lagi-lagi aku tak ingat banyak. Wajah beliau hari itupun aku tak ingat. Aku hanya terus menegaskan pada diriku, hari itu bapak diminta pulang. Allah memanggil beliau pulang. Selama-lamanya.

Dari kecil, yang ku ingat, aku paling dekat dengan bapak. Sampai suatu hari sewaktu bapak mau kondangan, aku terus membuntuti beliau. Beliau lewat pintu belakang, aku ikut. Beliau muter lagi lewat pintu depat, aku ikut. Terus. Dan akhirnya aku dimarahi Mbah Kung. Nangis. Hahaha That’s one of my clear memory of my dad.

Kenangan lain yang aku ingat rasanya tak banyak. Aku hanya sering membuntuti beliau. Ke sekolah mas waktu ambil rapot SMP, ke rumah saudara jauh, sampai mbenerin pipa air yang bocor. Hahaha I glued to my dad for sure. And i think, i am super lucky to have him as my dad. Selepas bapak meninggal, bohong kalau aku tak merasa kehilangan. But, it is what it is. I already aware the fact that this was fated. No one can change it. And life must go on.


Beberapa orang yang mengenalku sepuluh tahun ini tahu dengan pasti, bagaimana hidupku banyak berubah. Belakangan aku merasa begitu sangat beruntung karena masih bisa menikmati banyak hal. Dan perjuanganku, ibu juga keluargaku selama ini, hmmm no words can describe it enough. I grateful to have them in my life.

Setelah bapak meninggal ibu tidak pernah menikah lagi. Beliau single parents. Beliau melakukan segalanya sendiri. Sometimes i think, how she can endure everything by herself. She is wonderful. *crying*

Semenjak aku kecil, ibu berdagang di pasar. Satu-satunya profesi yang beliau lakoni. Di hari-hari tertentu, setidaknya dua kali dalam seminggu, beliau berangkat ke pasar dini hari. Pukul 2 pagi. Saat seiisi rumah masih terlelap tidur. Ibu perlu membeli dagangan dari para petani, untuk dijual lagi. Memastikan ada sekian rupiah yang bisa beliau kumpulkan untuk bertahan hidup, untuk menyekolahkan aku dan saudaraku. :(

I know, this life is incredible, but sometimes cruel too. Hidup memang tak selamanya manis, kadang juga luar biasa keras, luar biasa bikin jungkir balik. Dan logika tak akan pernah bisa menjelaskan gimana hidup kadang bisa manis, tapi kadang juga pahit.

Lulus SMP dengan nilai tertinggi di sekolahku, aku memutuskan ikut mas ke Surabaya. Mas dan mbak iparku memintaku sekolah di Surabaya. Untuk meringankan beban ibu, jelas itu maksudnya. Akupun akhirnya meneruskan sekolah SMK di Surabaya. And i knew, my mother’s heart falling apart, back then. But i can felt she tried so hard to seem to be okay. And so did i. :(

Akupun tinggal di Surabaya. Mulai dari SMK, sampai akhirnya dapat beasiswa kuliah di ITS. Hingga kini, aku masih tetap tinggal di Surabaya. Sesekali ke luar kota atau ke luar pulau untuk urusan kerja. Dan aku masih tinggal di rumah Mas dan Mbak. But at least, kini lebih leluasa untuk sesekali pulang ke desa. Menjenguk ibu dan keluarga disana. Alhamdulillah.

Rumah di desa, aku meninggalkannya lepas SMP, dan kini sesekali pulang saat libur kerja


I would lie if I tell you I didn’t miss him. I miss him so bad.  But, in other way I am happy.
I still have mom, my brothers, and my sisters.
~Luther Vandross

Lagu Dance With My Father yang berkali-kali ku dengar itu sungguh melegakan. It really hit me like, but i still have my mom, my brothers, my sisters, my real friends. They still here. Dan mereka selalu support apapun yang ku lakukan. Mereka tak pernah memaksakan apapun. They always being so supportive for me. Terutama mbak iparku, yang selama aku disini, aku paling sering berinteraksi dengannya. Kami sudah seperti saudara kandung. Tak ada batasan bagi kami. Saling pinjem baju atau hijab adalah hal biasa. Pergi ke mall bareng juga hal yang hampir selalu kami lakukan bersama. Alhamdulillah, aku punya keluarga yang menyenangkan. 

Kini yang bisa ku lakukan buat mereka hanyalah hal-hal kecil. Buat ibu, aku hanya bisa terus menelpon, seminggu sekali. Mengisi pulsa juga paket data #BuatKamu. Buat mas, aku hanya kadang mengisi token listrik rumah, atau sesekali beli kebutuhan rumah. Sesederhana beli sabun cuci piring di Alfamart. Hal-hal yang aku tahu mungkin tak banyak membantu. Mungkin tak akan pernah bisa mengganti kebaikan mereka. Tapi sungguh, baru itu yang bisa ku lakukan. #BuatKamu

Dan sebagai anak milenial, i almost change my paying habit to cashless. Bukan karena sok kekinian, tapi karena cashless lebih memudahkan, lebih aman dan pastinya banyak promo, hehe Nah untuk berterimakasih pada keluargaku, aku juga lebih banyak menggunakan cashless TCASH untuk transaksi. #BuatKamu

TCASH. Siapa sih yang gak kenal uang elektronik dari Telkomsel ini? Cara pakai TCASH yang super mudah dan merchant TCASH yang banyak banget gak pernah bikin mati gaya. Di sana sini banyak merchant yang udah nerima TCASH jadi alat bayar yang sah. Bukan cuma merchant di mall, tapi juga Indomart dan Alfamart disekitar rumah. Pernah, saat aku belanja di Alfamart #pakeTCASH, aku dapat hadiah. Cashback juga sering masuk setelah #pakeTCASH.

Transaksi melalui TCASH Wallet selalu muncul laporan "paid", so kita bisa tahu kalau transaksi kita sukses

Selain melalui TCASH Wallet, TCASH juga memberikan konfirmasi transaksi via SMS

Bayar #pakeTCASH ini beneran mudah banget. Untuk membeli token listrik misalnya, aku hanya perlu klik Electricity di halaman home TCASH Wallet. Lalu memilih Token dan memasukkan nomer meter/ ID listrik. Mengatur berapa banyak yang perlu aku beli dan konfirm dengan memasukkan kode pin TCASH. That's super easy.

Tampilan awal TCASH Wallet yang simple dan mudah buat digunakan.

Tampilan home yang sederhana, dilengkapi dengan ikon-ikon, TCASH Wallet sangat memudahkan pengguna. Dan selain promo-promo merchant, beli pulsa via TCASH bisa gratis paket data. Lumayan untuk berhemat.





Kini, dengan jungkir balik hidup yang kulakoni, aku hanya ingin terus berbuat baik. Aku tahu, di luar sana masih banyak orang yang kurang beruntung. Jika hidupku sudah cukup jungkir balik, bisa jadi di luar sana ada anak yang jungkir baliknya lebih extreme dari aku.

Dalam perjalanan hidupku, aku cukup sering mendengar kisah bagaimana banyak orang yang tidak lebih beruntung dari aku. Ada yang raganya tidak lengkap. Ada yang kedua orang tuanya berpulang sejak ia bayi. Ada anak yang di buang. And everything else. Aku pernah melihat itu semua.

So, i wish I can do something. Even i am powerless, i want to do something for them. Dengan langkah-langkah kecil. Seperti menyumbang rutin ke Dompet Dhuafa. Mungkin nilainya sangat kecil. Tapi sungguh, aku yang belum cukup baik ini akan berusaha konsisten untuk terus berbuat baik. #BuatKamu

Donasi #BuatKamu


Dan alhamdulillah, TCASH sebagai layanan kekinian sudah kerjasama dengan organisasi-organisasi yang menyalurkan sumbangan seperti Dompet Dhuafa. So, #pakeTCASH is super come in handy to help each other.

Thank you TCASH for make everything as easy as we click it! I love it, personally.
Share:

Menu Street Food di Resto Hotel? Ada Kok!


Happy weekend!

Besok udah hari minggu!! Yeah! :) Minggu memang jadi waktu favorite banget buat kumpul bersama keluarga. Tapi, seringnya, males ga sih masak di hari minggu? Kebanyakan pada nyari makan di mall kan ya? Hayoo ngaku!



Ada sih yang udah pengakuan. Tapi pengakuannya gini, “enak sih gak usah masak, tapi kalau makan di mall pas hari minggu tuh rame banget. Gak nyaman!” Kamu tipe yang gitu juga gak sih? Atau tipe orang yang bakal bilang, “bosen deh ngemall terus, cari street food aja, tapi tempatnya yang adem.” Emang ada ya street food di tempat yang cozy?



Hmm kayaknya saya bakal jawab ADA. Iya, di Surabaya ada kok menu street food di tempat yang cozy buat ngumpul bareng keluarga, sahabat, temen arisan, temen alumni sekolah, bareng pasangan, gebetan atau bareng siapa aja deh. Tempatnya ada di Jalan Raya Jemursari. Yuhuuu, betul! Yello Hotel.

Sunday Street Food Yellow Hotel Jemursari

Bulan Oktober ini, Yello Hotel Jemursari yang khas dengan warna kuning cerah itu mengeluarkan konsep makan siang berupa Sunday Street Food. Sunday Street Food ini KHUSUS disediakan setiap hari minggu jam 11.00 hingga 15.00.

Jika biasanya pilihan menu street food dijual dipinggir jalan, Yellow Hotel menyulap olahan-olahan tradisional secara professional dengan memakai bahan dan rempah pilihan. Sehingga cita rasa rasa makanan yang disajikan sangat menggugah selera.

Ada 15 menu Setiap Hari Minggu

Pada konsep Sunday Street Food ini, Yello Hotel Jemursari hanya mematok harga di kisaran 15 ribu hingga 50 ribu saja. Dan manariknya, semua Desert FREE alias GRATIS. Termasuk beberapa minuman yang disajikan.



Street Food yang ada di Yellow Hotel ini cukup bervariasi. Mulai dari makanan nusantara, makanan Mongolia juga makanan western seperti pasta. Menu-menu seperti bakso komplit, rujak cingur, rujak buah, tahu campur, hingga sego campur ada di area Wok n Tok resto ini. Menu mongolian food juga pasta station melengkapi menu yang dihidangkan.




Kabarnya menu-menu yang ada akan dirotasi setiap waktunya. Seperti yang diungkap Sang Chef.  “Akan selalu ada rotasi menu yang kami lakukan, agar para tamu dan penikmat kuliner tidak bosan. Rotasi menu yang kita lakukan juga bermaksud agar dapat memenuhi keinginan masyarakat sehingga memiliki banyak pilihan dalam kuliner,” ungkap Chidir Hariyadi, Sang Chef Asli Surabaya itu.

Tak hanya makanan, Beverage juga disediakan dengan harga 25 ribu per cup. Kita pun bisa memilih beverage dingin atau panas dengan beragam rasa.

Tempat bermain Anak-Anak

Konsep Sunday Street Food di Hotel Yello Jemursari ini  akan digelar hingga akhir januari 2019. Restoran Wok n Tok yang ada di area lobby ini tak jauh dari playground alias tempat bermain anak. Perfect place banget kan? Kala para orang dewasa bisa makan dan ngobrol dengan nyaman di dalam restoran, dan anak-anak bisa ceria bermain di playground. Dan karena lokasinya hanya depan-belakang, mengawasi anak-anak sambil bercengkrama bersama sahabat di dalam restoran bukan hal yang susah.


Bukan hanya kita yang senang. Anak-anakpun juga riang. Seperti yang juga disampaikan Hotel Menejer YELLO Hotel Jemursari, Ibu Ita Tania, “Promo terbaru ini kami hadirkan untuk keluarga dan juga anak muda, dengan harga terjangkau dan fasilitas bermain anak dapat menciptakan akhir pekan yang ceria bagi mereka untuk hang out atau hanya bersantai menghabiskan waktu bersama.”

Tunggu apa lagi? Yuk besok kesana yuk! Kalau memang kamu membawa keluarga besar, boleh lhoo kontak untuk reservasi dulu. Silakan klik www.yellohotels.com & follow @yellojemursari on social media! : )

Ohya, biar makin penasaran, nih lihat foto-foto saya di launching Sunday Street Food Yello Hotel Jemursari. :)


Untuk bisa merasakan masakan di Sunday Street Food ini, kita perlu membeli kupon menu yang kita inginkan sesuai dengan harganya masing-masing.

Kupon yang kita punya nantinya ditukarkan di cak dan ning yang standby di masing-masing menu. 


Sego Cumi Khas Madura di salah satu corner

Siapa tak kenal Rujak Cingur?

Rujak Buah siang-siang? Seger euy!

Tahu campur ini enak

Rangkaian macam-macam sambel di menu Sego Sambel

Yang mau Soto Ambengan enak bisa merapat ke corner Wok n Tok

Beverage di bandrol dengan 25ribu saja

stand Bakso yang kuahnya enak banget banget
Pasta Station ini ada beberapa varian menu lhoo! Dan di masak langsung, jadi enak langsung dimakan saat masih panas

Mini Terang Bulan juga ada di Sunday Street Food

Mbak Yello ini membantu meracik Rujak Cingur yang diinginkan

Siapa yang gak doyan Mongolian Food? Apinya fantastis banget ya!

Di Mongolian Corner ini kita diminta untuk memilih sendiri apa isi makanan kita, mau di campur apa aja boleh.

Saking menariknya live cooking disini, pengunjung banyak yang ingin melihat kobaran api.

Beverage yang kita pesan juga akan dimixing langsung, kita bisa kok lihat prosesnya!
Dan Cup-nya gede gitu. GAK RUGI rasanya enak banget!

Buat saya pribadi, ini makanan paling nendang di sana: SOTO AMBENGAN

Rangkaian pasta yang kami pesan di Pasta Station.

Udah ngiler? Cus Gih besok!

Kwetiaw Goreng ini JUARA enaknya! Ditambah minuman yang gratis sepuasnya.

Bakso campur yang kuahnya nikmat sekaliii..

Ini bebas ambil lhooo!

Siang-siang minum es begini? Mau kan? 

Pudding dan kawan-kawannya ini GRATIS. 

Buah? Biar badan sehat nih.

Krupuk, orang Indonesia mah suka banget kan sama krupuk

Roti ini unik unik ya bentuknya!

Boleh ambil sepuasnya, asalkan perutmu muat.

Lucu-lucu kan pudingnya?

Mana tahan buat gak ngambil?

Ini nikmat banget dimakan sambil ngobrol bareng sahabat



Share:

Popular Posts

Labels

Blog Archive