Skip to main content

Referensi Artikel Menyibak Buih-Buih Citarum


Artikel dengan judul Menyibak Buih-Buih Citarum adalah salah satu artikel panjang yang dipost disini. Referensinya adalah sebagai berikut.



Referensi Tulisan Feature:

  1. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2011 Tentang Sungai
  2. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 04/Prt/M/2015 Tentang Kriteria Dan Penetapan Wilayah Sungai
  3. Profil Sungai Citarum diakses dari website Balai Besar Wilayah Sungai Citarum, http://bbwscitarum.com
  4. Profil Sungai Citarum diakses dari website citarum.org, http://citarum.org/tentang-kami/sekilas-citarum.html
  5. Data debit Sungai Citarum diakses pada website BPS, https://www.bps.go.id/statictable/2017/11/14/1984/rata-rata-harian-aliran-sungai-tinggi-aliran-dan-volume-air-di-beberapa-sungai-yang-daerah-pengalirannya-lebih-dari-100-km2-2015.html
  6. Penelitian pencemaran bahan kimia studi kasus di Citarum yang diterbitkan oleh Greenpeace diakses melalui http://www.greenpeace.org/seasia/id/PageFiles/469211/Full%20report%20_Bahan%20Beracun%20Lepas%20Kendali.pdf
  7. Persentase air baku untuk jakarta diakses melalui https://www.pressreader.com/indonesia/kompas/20180105/281784219479324
  8. Catatan Akhir Tahun Citarum Akankah Menjadi Sungai yang Harum oleh Donny Iqbal yang diakses melalui http://www.mongabay.co.id/2017/12/28/catatan-akhir-tahun-citarum-akankah-menjadi-sungai-yang-harum/
  9. Sungai Citarum Saatnya Ditata Menjadi Harum oleh Donny Iqbal diakses melalui http://www.mongabay.co.id/2018/01/21/sungai-citarum-saatnya-ditata-menjadi-harum/
  10. Peluang yang Selalu Ada untuk Pulihkan Sungai Citarum oleh Donny Iqbal diakses melalui http://www.mongabay.co.id/2017/11/27/peluang-yang-selalu-ada-untuk-pulihkan-sungai-citarum/
  11. Permasalahan Sungai Citarum diakses dari berita yang ditulis oleh Theofilus Richard diakses melalui http://jabar.tribunnews.com/2017/11/24/6-fakta-soal-di-balik-joroknya-sungai-citarum-termasuk-275-juta-jiwa-hidup-dari-sungai-ini?page=all
  12. Beban pencemaran Citarum diakses melalui https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180524145502-20-301002/pemerintah-didesak-tetapkan-tampung-beban-pencemaran-citarum
  13. Kementerian PUPR Terus Mendorong Daur Ulang Limbah Plastik Sebagai Campuran Aspal diakses melalui https://www.pu.go.id/berita/view/15343/kementerian-pupr-terus-mendorong-daur-ulang-limbah-plastik-sebagai-campuran-aspal
  14. Plastik Untuk Aspal Jadi Jawaban Permasalahan Limbah Plastik diakses melalui https://industri.kontan.co.id/news/plastik-untuk-aspal-jadi-jawaban-permasalahan-limbah-plastik
  15. Dow Chemical Bikin Jalan Bahan Baku Limbah Plastik  diakses melalui https://industri.kontan.co.id/news/dow-chemical-bikin-jalan-bahan-baku-limbah-plastik
  16. Komunitas Get Plastic Kampanyekan Alat Konvensi Daur Ulang Sampah Plastik Jadi BBM diakses dari http://www.galamedianews.com/bandung-raya/188562/komunitas-get-plastic-kampanyekan-alat-konvensi-daur-ulang-sampah-plastik-jadi-bbm.html
  17. Kemenperin-UNDP Susun Kebijakan Kelola Limbah Industri diakses melalui http://www.kemenperin.go.id/artikel/18625/Kemenperin-UNDP-Susun-Kebijakan-Kelola-Limbah-Industri
  18. Kemperin ciptakan teknologi pengelolaan limbah tekstil diakses melalui https://industri.kontan.co.id/news/kemperin-ciptakan-teknologi-pengelolaan-limbah-tekstil
  19. Perusahaan tekstil pembuang limbah citarum segera diadili diakses melalui https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180404155149-12-288223/perusahaan-tekstil-pembuang-limbah-citarum-segera-diadili

Referensi Gambar:

  1. Gambar 1 oleh Antara Foto/M Agung Rajasa diakses melalui https://katadata.co.id/berita/2018/01/17/jokowi-ada-3000-industri-yang-mencemari-sungai-citarum
  2. Gambar 2 peta dari website Balai Besar Wilayah Sungai Citarum yang diakses melalui http://bbwscitarum.com/2014/11/28/profil/
  3. Gambar 3 oleh Larry C. Price diakses melalui https://pulitzercenter.org/reporting/death-citarum-river-indonesias-most-toxic-waterway#slideshow-9
  4. Gambar 4 oleh Anadolu Agency/Eko Siswono Toyudho diakses melalui https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180524145502-20-301002/pemerintah-didesak-tetapkan-tampung-beban-pencemaran-citarum
  5. Gambar 5 oleh Larry C. Price diakses melalui https://pulitzercenter.org/reporting/death-citarum-river-indonesias-most-toxic-waterway#slideshow-3
  6. Gambar 6 oleh Wisma Putra/detikcom diakses melalui https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-3741310/selamatkan-citarum-polda-jabar-ingatkan-pabrik-kelola-limbah


Comments

Popular posts from this blog

Adi Husada Cancer Center (AHCC) Surabaya

I Am And I Will menjadi Tagling Hari Kanker Sedunia 2019 4 Februari menjadi momentum peringatan hari kanker di dunia.  Dan tepat di tanggal 4 Februari lalu,  Adi Husada Cancer Center (AHCC) yang ada di RS Adi Husada Undaan menggelar acara Self Healing With Yoga bersama Dokter Astie Young. Acara ini menjadi bagian dari komitmen Adi Husada Cancer Center (AHCC) untuk ikut memerangi kanker sebagai salah satu penyakit mematikan di dunia.  4 Februari adalah World Cancer Day dr. Astie Young memberikan gambaran Self Healing With Yoga Penetapan 4 Februari di Paris sebagai World Cancer Day atau Hari Kanker Sedunia dilakukan oleh World Summit Against Cancer for the New Millenium. Penetapan ini digagas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia terhadap bahaya dari penyakit kanker dan mensupport para survivor kanker. Pada acara penetapan tersebut, WHO atau organisasi kesehatan dunia dan badan penelitian kanker internasional (International Agency for Re...

1st Best Winner Blogging Competition by DSCP Indonesia

Hello, Yep. Judulnya udah ngasih gambaran penuh tulisan ini tentang apa. Well, tadi sudah dihubungi tim DSCP kalau artikel Selamatkan Lamun Sebelum Manyun menang kompetisi blog yang diselenggarakan Bulan Mei kemarin. Temanya adalah  "Padang Lamun: Rumah Mereka, Untuk Kita" Hmm, belum bisa nulis banyak, mungkin nanti tulisan ini akan saya update lebih jelas lagi. Satu yang pasti saya mau terima kasih sama semua yang sudah support artikel saya. itu aja sih. Oh, daaaaan cerita dikit aja, kalau kemarin nulis artikel Selamatkan Lamun Sebelum Manyun itu bener-bener karena ingin support, mengedukasi dan ikut mengkampanyekan gimana lamun dan duyung. Mulai dari kondisinya, dari manfaatnya, dll. Kalau boleh dibilang, artikel ini artikel panjang pertama saya di tahun ini. Dan artikel yang "padat" referensi. Karena memang saya gak ingin salah informasi. Karena lagi-lagi niatnya edukasi. Begitulah. itu dulu. besok-besok saya update lebih informatif lagi artikel in...

WONDERFUL INDONESIA, INI REALITA!

Satu kali waktu, saya pernah ke negeri tetangga. Menapaki beberapa tempat wisatanya. Tapi entah kenapa saya tak menemukan rasa takjub seperti saat saya menginjakkan kaki di belahan wilayah Indonesia. Bagi saya, wonderful Indonesia itu sungguh nyata. Realita. Dan semakin di jelajah, semakin speechless dibuatnya. *** Sedari kecil saya adalah anak rumahan. Tak pernah keluar kalau bukan urusan ke rumah tante di luar kota. Maklum, saya tidak lahir dari keluarga berada yang kapan saja bisa liburan kesana dan kemari. Dan lagi, kala itu, liburan bukan  life style  yang populer seperti masa kini.  Kuliah menjadi  start   awal  saya jalan-jalan. Seutuhnya jalan jalan. Tanpa membawa misi silaturahmi ke rumah saudara. Dan lalu, jalan-jalan itu menjadi candu. Hingga kini. Hampir setahun lalu, berlabuh di Pelabuhan Luwuk, Kab. Banggai Well, i never tell anyone before, but there are tons of magic moment when i was travelling, and that wa...