Skip to main content

Tips Aman Mengikuti Investasi


Sebagai milenial, tahu dong bahasan kita akhir-akhir ini? Privilage? Apa sih privilage? Gampangnya, privilege adalah hak istimewa. Belakangan kata ini dikaitkan dengan bagaimana seorang anak bisa sukses ketika orang tuanya memang sudah sukses, sudah kaya raya. Dari sudut pandang si anak dengan orang tua demikian, mereka merasa kadang tertekan, karena seberapa besarpun usaha mereka sendiri untuk mencapai sukses, mereka tetap akan dikaitkan dengan hak privilage karena orang tuannya. Di sisi lain, anak lahir dari keluarga biasa saja akan merasa tidak memiliki hak istimewa dan berjuang mati-matian untuk bisa mencapai puncak tertinggi atau mimpi-mimpinya.
Satu hal yang pasti, mau kita disinggung-singgung punya privilage atau nggak, kita tetep kudu pinter-pinter ngatur hidup kita. Salah satunya tentu saja ngatur keuangan kita. Kita perlu pastikan kelak, saat kita pensiun, kita punya kauangan yang jelas, syukur-syukur bisa meningkatkan privilage anak-anak kita.
Mengatur keuangan ini jelas bukan perkara mudah, banyak cara yang bisa dilakukan. Salah satunya investasi. Tapi eits, dewasa ini banyak dong kita dengar investasi bodong. Investasi yang kurang jelas ujungnya. So makesure, saat melakukan investasi, ikuti investasi yang aman. Berikut tips mengikuti investasi aman yang bisa jadi pertimbangan buat kita semua.

Rencanakan secara menyeluruh

Maksudnya adalah rencanakan investasi yang akan kita lakukan. Misal apakah kita lebih baik investasi di bidang asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan asuransi lainnya. Berapa keuangan yang kita miliki setiap bulannya. Berapa keuangan yang kita inginkan untuk kesehatan kita, pendidikan anak-anak kita, atau investasi reksa dana, atau mau main saham yang lebih besar. Seluruhnya tergantung kemampuan kita. Maka pastikan untuk merencanakannya secara menyeluruh.

Pastikan terdaftar di OJK

Ini poin penting menurut saya. Banyak perusahaan dalam industri investasi atau asuransi yang belum terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). And this is worst. Kenapa? Kalau perusahaan yang kita ikuti belum terdaftar di OJK, saat terjadi hal-hal yang tidak diiinginkan, kita tidak akan tahu kemana harus mengadukan masalah kita. OJK ini memastikan tingkat keamanan dari investasi yang kita ikuti. Di Indonesia, terdapat beberapa perusahaan asuransi yang sudah terdaftar di OJK, salah satunya Sequis.

Pelajari menyeluruh produk investasi yang diikuti

Kita akan memilih ikut produk investasi apa, keputusan sepenuhnya ada di tangan kita. So pastikan untuk mengenali berbagai produk investasi. Karena kalau kita minim informasi dan terjadi hal yang tidak diinginkan, kita akan kewalahan. Misal, saya nih, saya cenderung memilih investasi untuk menunjang pensiun dini nantinya. Jadi saya pelajari apa itu investasi tentang dana pensiun.

Itulah tips aman mengikuti investasi masa kini. Di era teknologi yang serba cepat berubahnya ini, kita kudu pandai mengatur arus informasi yang masuk. Pastikan pelajari seluruhnya dulu sebelum memilah dan memilih ya! Selamat berinvestasi.


Comments

  1. Hal-hal yang ngga kepikiran sebelumnya akhirnya kepikiran juga dari artikel ini, terimakasih ya kak sudah berbagi tips:)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih sudah komentar. Komentar akan muncul setelah proses moderasi. :)

Popular posts from this blog

Perumahan Mewah di Medan: Kelengkapan Sarana Prasarana (PSU) Menjadikannya Kawasan Permukiman yang Liveable

CitraLand dikenal luas sebagai perumahan mewah di berbagai kota di Indonesia | koleksi foto pribadi Backlog rumah, seperti yang pernah saya ulas dalam artikel ini , masih menjadi PR besar bagi pemerintah. Dan harus diakui, masalah ini tidak akan pernah tuntas jika hanya mengandalkan peran pemerintah saja. Keterlibatan stakeholder lain, seperti swasta ( developer ) juga menjadi nahkoda utama dalam penyediaan hunian bagi masyarakat. Utamanya, segmen perumahan mewah bagi kalangan menengah ke atas. Salah satu pengembang perumahan mewah di Indonesia adalah PT. Ciputra Development TBK. Selama ini, Ciputra berhasil membangun beberapa kawasan permukiman andalannya seperti CitraLand Surabaya, CitraLand Cibubur, juga CitraRaya Tangerang. Tak hanya di Jawa, kini Properti Ciputra setidaknya telah berdiri di 33 kota/kabupaten di Indonesia, dari Sumatera hingga Sulawesi. CitraLand dan Citra Kota Mandiri Di Pulau Sumatera, tepatnya di Medan, Ciputra kembali menegaskan eksistensinya. Setelah su...

1st Best Winner Blogging Competition by DSCP Indonesia

Hello, Yep. Judulnya udah ngasih gambaran penuh tulisan ini tentang apa. Well, tadi sudah dihubungi tim DSCP kalau artikel Selamatkan Lamun Sebelum Manyun menang kompetisi blog yang diselenggarakan Bulan Mei kemarin. Temanya adalah  "Padang Lamun: Rumah Mereka, Untuk Kita" Hmm, belum bisa nulis banyak, mungkin nanti tulisan ini akan saya update lebih jelas lagi. Satu yang pasti saya mau terima kasih sama semua yang sudah support artikel saya. itu aja sih. Oh, daaaaan cerita dikit aja, kalau kemarin nulis artikel Selamatkan Lamun Sebelum Manyun itu bener-bener karena ingin support, mengedukasi dan ikut mengkampanyekan gimana lamun dan duyung. Mulai dari kondisinya, dari manfaatnya, dll. Kalau boleh dibilang, artikel ini artikel panjang pertama saya di tahun ini. Dan artikel yang "padat" referensi. Karena memang saya gak ingin salah informasi. Karena lagi-lagi niatnya edukasi. Begitulah. itu dulu. besok-besok saya update lebih informatif lagi artikel in...

Pengalaman Mandi Gratis di Bandara KLIA Malaysia

Tanggal 6 Februari 2020, Kilas Balik - Pengalaman Mandi Gratis di Bandara KLIA Malaysia. Malam itu aku melenggang dengan koper ditangan kananku menuju bus stop KL Sentral. Sebelumnya, kira-kira pukul 8 malam, aku bicara pada staf hotel di meja receptionist . Aku menanyakan, jika naik bus dari KL Sentral menuju KLIA, pemberhentian pertama apakah KLIA dulu atau KLIA 2 dulu. Karena aku menggunakan Saudia, maka aku perlu menuju KLIA Terminal 1. Ternyata bus akan mengantar penumpang ke terminal 1 terlebih dahulu. Oh, baik, berarti aku akan turun di pemberhentian kedua, begitu pikirku. "Loh kok? Bukannya sudah benar turun di KLIA 1, Ta?" Iya benar. Karena aku mau mandi dulu, hehehe . Terakhir mandi pagi jam 9, biar segar dan tidur nyenyak di penerbangan, kuputuskan untuk mandi dulu. Sayangnya, di KLIA Terminal 1 belum ada fasilitas mandi gratis. Adanya di KLIA Terminal 2. Jadi aku turun di terminal 2. Ini adalah pengalaman pertama mandi di bandara buatku. Di Indonesia, tepatnya di ...