Kalau bukan kita yang mulai, siapa lagi?

#MoneySmartMenginspirasi Milenial Agar Bisa Beli Rumah

Aku milenial. Aku satu dari jutaan orang Indonesia yang lahir antara tahun 1980-an hingga 2000. And nowdays, I struggle enough to manage my money. Dan kalau kalian milenial, aku yakin kalian juga menghadapi persoalan sepertiku. Kadang income nggak sepadan dengan pengeluaran. Kadang, lupa nabung rutin tiap bulan. Kadang, pesimis sama masa depan. Oh No!
Kisaran tiga tahun terakhir, muncul pernyataan “milenial tidak bisa punya rumah”. Banyak kanal berita juga opini memuat pernyataan itu. Di media sosial, pernyataan mengejutkan itu ramai-ramai di share, di buat thread di twitter dan menjejaki instagram stories para milenial. Awalnya, aku semacam percaya nggak percaya sama hasil studi itu. Tapi, kalau melihat karakteristik milenial, studi itu bisa jadi nyata. Dan kenyataan itu bisa berwujud 'momok' bagi para milenial.
| Apa jadinya kalau kita tidak bisa punya rumah?
Stop! Nggak usah dibayangkan. Rasanya kita tak perlu buang waktu untuk merenungi pernyataan itu. Cukup kita buktikan dan kita tepis tudingan itu! Kita buktikan kalau milenial bisa punya rumah. Dan untuk menepis hasil studi itu, mulai sekarang, kita perlu bekerja lebih keras dan mengelola keuangan kita lebih cerdas. Better late than never kan? :)

Kerja keras juga cerdas dalam mengelola keuangan ternyata perlu jurus jitu. Buatku, mengenali karakteristik dan kebiasaan kita sebagai milenial adalah jurus pertama yang perlu kita kuasai. Bagaimana tidak, kalau kita adalah seorang milenial, maka lebih dari 50% orang disekeliling kita juga milenial. Nantinya, pemahaman ini akan berhubungan dengan gaya hidup kita. Dan itulah yang akan menjadi pondasi awal, bagaimana kita bisa mengelola keuangan.
Banyak penelitian yang mengungkap karakteristik dan kebiasaan kita, para milenial. Satu yang paling mencolok, kita tidak bisa lepas dari gadget. Gadget bisa berupa handphone, tablet, juga laptop. Kebiasaan lengket dengan gadget ini dinilai dari dua sisi, positif juga negatif. Positif bila gadgetnya berfungsi sebagai penunjang pekerjaan dan menghasilkan uang. Namun bisa menjadi negatif bila pemakaian gadget hanya untuk bermain-main saja. Dan akhirnya membuang waktu. Time is money, right? Akupun merasa demikian. Kadang, gadget bisa sangat membantu menghasilkan pundi-pundi rupiah, tapi kadang gadget juga membuatku malas. :(

Selain gadget adalah gaya hidup. Tak bisa dipungkiri, gaya hidup terkadang menjadi faktor menipisnya keuangan kita. Belanja dari mulai online sampai ke toko dan mall. Tak jarang kita mengeluarkan kartu kredit kita. Menggesek kartu kredit juga debit lima kali sebulan. Puncaknya, hampir setiap hari memakai aplikasi cashless untuk bayar nongkrong cantik di kafe. Sekali dua kali dengan penggunaan uang yang terkontrol tak jadi soal, tapi kalau kebablasan? Duh. Nggak lagi-lagi deh! 

Sayangnya, kita sebagai milenial memang memiliki karakter yang mudah terbawa arus, atau sering terpengaruh. Lebih bahaya lagi, generasi milenial disebut sebagai generasi yang tidak mempersiapkan masa depannya dengan baik. Kita seringkali meremehkan uang kita saat ini. Persis seperti apa yang disampaikan Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani.
Kalau milenial kurang antisipasi masa depan, punya rumah bisa jadi bukan tujuan. Dan ini tentu saja bahaya. Imbasnya, kita kurang mengelola uang untuk masa depan. Kita terlalu berfokus pada kondisi saat ini. Uang yang kita hasilkan akan habis pada masa sekarang, dan tidak saving untuk masa depan. Duh bahaya kan kalau mayoritas dari kita punya karakter seperti ini?

Well, kalau kita sudah sadar diri kita punya karakter demikian, kita perlu mengubah karakter kita yang negatif dan memaksimalkan karakter positif. Bukan perkara mudah, tapi kalau kita mengingat tujuan untuk mengelola keuangan dengan baik, ya mau tidak mau, harus mau!

Belajarlah pada ahlinya! Begitulah seharusnya kita menggali ilmu. Dan sebagai milenial, kita hidup hampir tak pernah lepas dari teknologi. Alias Gadget. So, sisi positif penggunaan gadget ini harus terus kita jaga. Kini, ilmu apapun seakan berada dalam genggaman kita. Tinggal klik-klik dan kita mendapatkan informasi yang kita perlukan. Termasuk ilmu pengelolaan keuangan.

Adalah MoneySmart.id, situs yang menyajikan informasi seputar pengelolaan keuangan dan gaya hidup. Situs ini membantu kita, para milenial untuk lebih bijak mengelola uang kita, alias smart money. Tak hanya itu, situs yang redaksinya berkantor di Jakarta itu memberikan pengetahuan tentang earn money, serba-serbi pinjaman juga lifestyle.

Sebagai milenial yang shock dengan pernyataan tidak akan bisa punya rumah, akupun mencari informasi tentang bagaimana mengelola keuangan yang baik. Tujuannya pasti, supaya bisa saving dan bisa beli rumah. Bagiku, MoneySmart.id ini seperti "perpustakaan" lengkap tentang pengelolaan keuangan juga gaya hidup alias lifestyle para milenial.

Aku punya tiga rekening tabungan. Satu di bank swasta, dan dua di bank pemerintah. Ketiganya aktif aku gunakan dengan tujuan berbeda-beda. Ada yang hanya bisa menerima transfer, tanpa bisa melakukan transfer, bahkan juga tidak bisa digesek, transaksi penuh hanya bisa dilakukan di teller bank. Tabungan ini aku alokasikan menjadi "dana darurat". Tabungan yang hanya aku ambil dalam posisi urgent saja. Dan dua tabungan lainnya aktif aku gunakan transaksi keseharian.

Masalahnya, kadang-kadang aku punya banyak kembalian dalam bentuk koin. Sedikit malu juga kalau menabung uang koin ke bank. Dan berakhir "tak terawat". Padahal, dalam catatan awal Dewi Puri, penulis artikel 5 Tips Menabung Uang Receh Biar Menggunung dan Bisa Beli Barang Mewah | MoneySmart.id ini, uang receh juga bisa beli mobil dan motor mewah. Kalau malu menabung dibank, uang koin bisa kita tabung dirumah. Menarik ya!

Kita memang tak boleh meremehkan aktivitas yang kita pelajari sejak dini ini. Menabung benar-benar menyelamatkan kita dalam keadaan genting. Dan siapa tahu, tabungan kita, sedikit demi sedikit, nantinya bisa buat beli rumah? :)

Investasi. Awal tahun 2019 ini, investasi menjadi instrumen wajib yang aku lakukan. Menurut artikel di MoneySmart.id ini, ada empat investasi yang bisa kita lakukan sebelum umur 30 tahun. Ada investasi dalam bentuk emas batangan, reksa dana, saham juga properti.
Ilustrasi dalam artikel MoneySmart.id edit by Eta R.
Aku yang kini punya penghasilan belum banyak, baru bisa memilih investasi Reksa Dana. Jumlahnya juga belum banyak. Kedepan, semoga aku bisa top up lebih banyak lagi. :)
But the way, investasi reksa dana ini dinilai menjadi investasi yang cocok buat generasi milenial seperti kita lhoo! Hal itu diungkap oleh Adrian Maulana, Senior Vice President Intermediary Business PT Schroder Investment Management Indonesia yang diinformasikan Pramdia Arhando via artikel ini.

Sudah lama aku tahu Rumah Instan Sederhana Sehat alias Risha ini. Pekerjaan utamaku saat ini adalah urban planner. Tahun 2016, aku membantu sebuah kabupaten untuk membuat kajian infrastruktur pedesaan berbasis minapolitan. Kajian itu menghasilkan rekomendasi Risha sebagai solusi pembenahan rumah rusak dan rumah tidak layak huni (RTLH). Tapi aku baru ingat, harga Risha tidak terlalu mahal, gegara baca artikel di SmartMoney.id. Dan rasanya sangat cocok untuk para milenial.

Thanks to MoneySmart.id sudah publikasi artikel bermanfaat ini. Dari artikel ini, setidaknya kita tahu, masih ada harapan bagi kita, para milenial untuk terus investasi, mengumpulkan uang dan nantinya punya rumah sendiri. Penasaran sama artikelnya? Boleh langsung meluncur ke MoneySmart.id atau biar mudah, artikel ini aku sisipkan disini ya!



Menarik banget kan artikel di MoneySmart, siapa sangka ada rumah 50 juta rupiah saja! Membuka wawasan dan menambah ilmu yang bermanfaat. Eiitss, tapi kita sebagai milenial harus sadar, 50 juta rupiah bukan uang yang sedikit lho! Jadi tetap harus cerdas-cerdas mengelola keuangan.

Well, kita nggak mau dong salah mengelola keuangan dan berakhir nggak bisa beli rumah? Yuk mulai sadar! Dan jangan lupa buka moneysmart biar selalu update ilmu pengelolaan keuangan. Cheers!

Share:

MANDIRI MENDEKAP SI BAYI DENGAN PIJATAN

dr. Dyah Retno Wulidan, Sp.A, dokter spesialis anak yang memberikan pencerahan tentang manfaat kedekatan seorang ibu dengan anak, terutama stimulasi indera si baby

Jujur, saya nggak pernah kepikiran sedikitpun tentang memberikan pijatan pada bayi. Dulu waktu mbakku punya anak sering nganter ke tukang pijat bayi yang nggak jauh dari rumah. Dan ngerasa kalau pijat baby itu sulit. Eh bukan sulit sih. Tapi berasa takut gitu sih. Takut-takut bikin si adek bayi jadi kesakitan. Karena ponakanku dulu ada yang sampai nangis banget-banget waktu di pijat sama mbak tukang pijat itu. Duh kasian aku lihatnya. Nah-nah, mumpung saya masih punya banyak waktu sampai ke tahap itu, nggak ada salahnya kan kalau saya mulai belajar pijat bayi sendiri. Biar nanti si adek bayi bisa saya pijat sendiri. Okay, biar nggak random, hari ini coba saya tulis artikel mandiri mendekap si babi dengan pijatan. Keep reading yaa!

Pentingnya Sentuhan Cinta Ibu Melalui Ritual Pijat

Setiap ibu kodratnya ingin "dekat" dengan si baby. Bukan hanya dekat secara fisik, tapi juga secara emosi. Karena inilah yang nantinya dibawa sang anak hingga dewasa. Kasih sayang seorang ibu. Kasih sayang seorang ibu, saat si anak masih bayi paling mudah diwujudkan dalam bentuk sentuhan cinta. Nah sentuhan cinta yang paling mudah dilakukan adalah dengan ritual pijat dan mandi. Ritual pijat juga mandi bisa membangun kedekatan ibu dan anak juga. Tak hanya itu, pijat bayi pun penting untuk kesehatan dan perkembangan bayi, khususnya dalam periode emas. Kapan periode emas itu? Yap betul, 1000 hari pertama kehidupan. Jadi sekitar 3 tahun pertama ya!

Penelitian yang dipublikasikan DepKes RI dalam website resminya menunjukkan bahwa periode emas adalah periode penting bagi bayi. Dimana pada periode emas ini, pertumbuhan yang diperoleh sangat berpengaruh terhadap perkembangan periode berikutnya. Alias sampai bayi beranjak dewasa. Pada masa masa emas ini, tak hanya nutrisi yang cukup. Namun sangat penting sifatnya bagi si baby untuk mendapatkan afeksi melalui sentuhan Ibu dengan ritual pijat dan mandi bayi.

Manfaat Memijat Tubuh si Baby

Berdasarkan data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), angka kematian bayi di Indonesia menurun dari 32 per 1.000 kelahiran hidup pada 2012 menjadi 15 per 1.000 kelahiran hidup pada 2017. Namun, untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), pemerintah menargetkan angka kematian bayi di Indonesia turun menjadi 12 per 1.000 kelahiran. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah tak bisa berjalan sendiri. Namun dukungan banyak pihak sangat diperlukan dalam proses peningkatan kualitas kesehatan bayi di Indonesia. Dan harapannya, si bayi dapat tumbuh secara optimal dan beranjak dewasa dengan penuh kasih sayang.

Pijat bayi memiliki banyak manfaat bagi si baby


Dari referensi terpercaya, ritual pijat bayi memiliki manfaat yang tak sedikit. #PijatBayi yang menggunakan tangan ibu meningkatkan kesehatan psikologis bagi sang ibu, begitu pula si baby. Sentuhan yang dilakukan melalui ritual pijat bayi bisa menjadikan saluran pencernaan menjadi lancar dan makananpun dapat diserap dengan baik. Bila dilakukan secara rutin, imunitas bayi dan kepadatan mineral tulang juga akan meningkat. Bayipun sehat dengan #SentuhanCinta sang bunda.

Penelitian tentang pembentukan otak juga menerangkan bahwa sikap orangtua bisa berpengaruh terhadap kesehatan anak secara jangka panjang dan bagaimana nantinya anak mampu menghadapi tekanan. Sentuhan cinta berpengaruh terhadap sistem saraf – stimulasi sensorik selama pijat telah terbukti membantu otak bayi untuk berkembang dan bekerja lebih cepat.

Dalam masyarakat kita, banyak yang percaya bahwa pijat bayi dapat mengurangi kerewelan bayi dan meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan bayi. Dan siapa sangka, bayi yang terbiasa dipijat, cenderung lebih mudah untuk bersosialisasi. Si baby cenderung melakukan kontak mata jika bertemu dengan orang lain, senyum dan berbicara dengan ramah.

Sentuhan Cinta dari Johnson’s

Ritual mandi dan pijat adalah waktu ikatan yang tepat antara orang tua dan bayi. Hal tersebut juga dapat meningkatkan kualitas dan durasi tidur bayi. Dan mandi juga pijat disarankan untuk menggunakan produk bayi yang aman bagi kulit bayi. Di pasaran banyak produk bayi yang bisa menjadi pilihan. Salah satunya Johnson’s. #JohnsonsBabyid

Ibu Wynne Lukman, Branch Manager Johnson's memberikan sambutan juga gambaran Johnson

JOHNSON’S® merupakan salah satu perusahaan produk bayi terkemuka yang berfokus terhadap perkembangan holistik anak. Johnson's memiliki komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup bayi melalui program Sentuhan Cinta. Program #sentuhancinta mendorong ibu-ibu di Indonesia untuk terus mendukung pentingnya sentuhan cinta ibu untuk kesehatan dan perkembangan bayi, khususnya selama periode emas.

Cara Pijat Bayi yang Aman

Beberapa saat yang lalu, Sabtu, 6 April 2019, saya dan para urban mama di Surabaya mendapat ilmu tentang memijat bayi. Ilmunya banyak banget dan bermanfaat buat si kecil. Tahu nggak kalau pijat bayi nggak asal pijat aja. Tapi ada aturan mainnya? Mau tahu? Nih coba lihat di youtube Johnson’s.


Dilihat dari video itu udah jelas ya sebenernya, ada step by step yang penting untuk dilakukan saat memijat si baby. Saat acara, instruktur yang telah bersertifikat juga mengajari kami melakukan gerakan-gerakan itu. Gerakan pijat ini, menurut dr. Dyah Retno Wulan SpA, kegiatan pijat bayi ini bisa menstimulasi multi sensori pada tubuh kita. Seperti pengelihatan, pendengaran, perabaan, penciuman dan lainnya. Stimulasi multi sensori yang dilakukan pada sang bayi tentu membuat bayi lebih cerdas menggunakan indera-inderanya ya!

Nah saat pijat bayi, proses stimulasi multi sensori ini benar sangat bermanfaat. Ada kontak mata antara si adek bayi dengan mama, pendengaran si kecil juga lebih tajam, karena saat mama memijat tidak hanya sekedar memijat, tetapi juga mengajaknya berbicara. Terlebih saat kita menggunakan produk yang wangi untuk memijat, indera penciumannya dapat terasah. Dan yang paling penting, indera perabaannya lebih terasa ketika pijatan demi pijatan diberikan pada si kecil.

Sejalan dengan misi sentuhan cinta, para urban mama bisa mendapatkan informasi lebih lanjut dari Johnson’s mengenai sentuhan cinta dan #pijatbayi di link-link tersebut. Semoga bermanfaat!

Share:

BANYUWANGI: “BRANDING” KOTA AGAR JADI MANDIRI


The Sunrise of Java. Tak berlebihan sama sekali sebutan itu disematkan pada Banyuwangi. Secara wilayah, Banyuwangi memang terletak di ujung timur Pulau Jawa. Who does not know that fact?  Hampir semua orang pasti tahu fakta itu. Tapi, fakta bahwa Banyuwangi terus tumbuh jadi kota yang mandiri, hhmm saya rasa belum banyak yang tahu. Well, sejak beberapa tahun terakhir, Banyuwangi terus bergerak menjadi kota yang layak diperhitungkan perkembangannya. Banyuwangi bertransformasi menjadi kota yang mandiri dengan segala potensinya.

Apa sih city branding? Well, as an urban planner, I would tell you a little about this one. Sedikit saja ya! :)
City branding merupakan identitas, simbol atau image yang melekat pada suatu daerah. Suatu wilayah daerah, umumnya memiliki potensi wisata yang beragam dan hampir tak mungkin dikemas menjadi identitas tunggal. Maka perlu dikembangkan potensi wisata yang unik sehingga bisa menjadi destinasi wisata yang kuat dari daerah tersebut. Apa yang bisa diangkat dalam city branding? Banyak. Seperti view atau pemandangan dari suatu kota. Bagaimana bila kota tidak punya potensi alam? Bisa dengan mengangkat sektor lain. Misal dengan mengadakan berbagai event kegiatan seperti dalam misi pengembangan kotanya.



Menariknya, dalam case Banyuwangi, Banyuwangi sangatlah kaya. Potensi alamnya. Budayanya. Kemasan event yang digelar. Dan berbagai hal yang digalakkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam proses pengembangan wilayahnya. Image yang dibangun sukses membuat nama Banyuwangi dikenal baik di dalam negeri maupun di luar negeri.


Kita adalah makhluk sosial. Pada takaran ini, kerjasama dan koordinasi sebuah wilayah memang perlu dilakukan. Banyuwangi dalam proses city branding juga menggandeng banyak pihak seperti pemerintah provinsi, kementerian, instansi-instansi, komunitas, dan banyak elemen lain yang berhasil digaet PemKab Banyuwangi untuk menyelenggarakan acara di Kabupaten Banyuwangi.


Daftar event Kab. Banyuwangi yang dipasang di hotel
Dan Banyuwangi, setiap bulannya punya daftar panjang event yang siap memanjakan para wisatawan. Plus menggerakkan ekonomi wilayahnya. Setiap bulannya, Banyuwangi sudah menjadwalkan acara-acara yang diyakini mampu mendongkrak kunjungan wisatawan dan ekonomi masyarakat terus tumbuh.


Mengakhiri Bulan Maret, Banyuwangi menyelenggarakan Half Marathon yang bekerja sama dengan BUMN, Bank Mandiri. Dan tentu saja acara ini berkolaborasi dengan banyak instansi BUMN lainnya, seperti LinkAja. Mandiri Banyuwangi Half Marathon 2019 ini adalah lomba lari internasional pertama yang digelar oleh Kabupaten Banyuwangi. Pesertanya seribu orang. Kabarnya pendaftaran langsung sold out dalam hitungan jam saja.

Mandiri Banyuwangi Half Marathon 2019 menjadi bentuk pengembangan atraksi pariwisata di Banyuwangi. Dalam skala yang lebih besar acara ini menjadi upaya pengenalan Banyuwangi sebagai destinasi marathon di Indonesia dan Internasional. Image ini sangat bagus dalam proses city branding.


Dalam pelepasan peserta running MHMB 2019, Pak Abdullah Azwar Anas sebagai bupati Banyuwangi menyampaikan bahwa animo pecinta olahraga lari sungguh luar biasa. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan berupaya menaikkan kembali kelasnya sebagai salah satu kota yang dapat menggelar lomba Marathon kelas dunia kedepannya. Dan Pak Anas berharap pariwisata Banyuwangi semakin meningkat ke arah yang jauh lebih baik sehingga ekonomi masyarakat dapat meningkat.



Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengemukakan bahwa dukungan BUMN, seperti Bank Mandiri dan perusahaan-perusahaan Negara lainnya terhadap event seperti ini sangat positif. Langkah itu dinilai sebagai salah satu implementasi BUMN Hadir Untuk Negeri dimana peran aktif BUMN dapat membantu program pemerintah dalam mengembangkan destinasi-destinasi wisata baru di Indonesia. Pak Kartika mengatakan bahwa Banyuwangi merupakan kota yang indah dengan berbagai kekayaan alam dan budayanya. Sehingga BUMN merasa perlu ikut serta mengembangkan pariwisata di Banyuwangi melalui olahraga lari yang sedang menjadi trend di dunia. Harapan Pak Kartika, semoga event yang didukung oleh perusahaan milik negara ini dapat semakin mengenalkan Banyuwangi ke tingkat internasional.



Minggu pagi, 31 Maret 2019 itu juga tampak Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro mendampingi Bupati Banyuwangi dan Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo dalam melepas para runner yang siap bertanding dan sekaligus menikmati view disepanjang track Mandiri Banyuwangi Half Marathon 2019. Pada saat lari, pelari disuguhi pemandangan alam Banyuwangi yang menarik dengan areal persawahan dan pegunungan.




Acara yang dimulai pada pukul 5 pagi itu dibagi menjadi 3 kategori. Pemberangkatan pertama pada pukul 5 dimulai dari kategori 21K, yang diharapkan bisa sampai dalam 1 jam 30 detik di garis finish. Dan violaaaa! Kategori half marathon putra dipuncaki oleh Chamit Nur Cholis dengan catatan waktu 1:20:19, disusul oleh Hadi Firmansyah di peringkat kedua dan Hari Rohman Diperingkat ketiga. Untuk half marathon putri peringkat pertama ditempati Sri Wahyuni dengan catatan waktu 1:50:25, disusul Vonny Tenri Opu pada peringkat kedua dan Helen Luciana diperingkat ketiga. Luar biasa! Kalian keren!

Pemberangkatan kedua yaitu kategori 10K dilepas dari garis start kurang lebih pada pukul 6. Pada kategori 10K putra, peringkat pertama diduduki oleh Isak Aleut dengan catatan waktu 0:34:27 , diperingkat kedua adalah Sutikno dan Umar ali Sofyan Menduduki peringkat ketiga. Pada kategori 10K putri, peringkat pertama ditempati Karen Cahyono dengan catatan waktu 1:01:24 dan Imelda Kapoyos diperingkat kedua dan Bety Alfian diperingkat ketiga. Di kelompok pelajar, pemenang kategori 10K putra adalah Ali Topan disusul Angga Rosi dan M. Rio Yanuar diperingkat kedua dan ketiga. Pada kelompok putri, pemenangnya adalah Ika Arista Putri disusul Firdauziah Sudarsono pada peringkat kedua dan Ernovyan Isyam diperingkat ketiga.


Terakhir, sesi ketiga yang dilepas adalah kategori 5K. Kategori ini diharapkan bisa menempuh maksimal 30 menit. Sebelum start, para pengunjung dan para runner dihibur oleh penari Jejer Gandrung yang dengan lemah gemulai menampilkan kebudayaan lokal Banyuwangi itu. Menarik! Ketika olahraga dan seni tari lebur jadi satu. Atraksi yang ditawarkan memang tidak main-main. Banyuwangi mampu mengemas event dengan ciamik dan menarik.

Pada kategori 5K ini, untuk kelompok putra, peringkat pertama diraih Dwi Putra Fisabil dengan catatan waktu 0:18:17 dan Febri Agus Setiawan serta M. Angga Pratama masing-masing diperingkat kedua dan ketiga. Untuk kelompok putri, peringkat pertama diduduki Innes Aditya dengan catatan waktu 0:24:53. Diperingka kedua ditempati Brelian Dwi Oktaviani dan peringkat ketiga adalah Ary Murtini.Pada kategori pelajar 5K putra, pemenangnya adalah Kautsar Dino, disusul Deni Wahyu Widodo da Mohamad Ali. Untuk kelompok pelajar putri, pemenangnya adalah Dwi Ainur Rofiqoh disusul oleh Yesi Agustina dan Natasya Kumala Astri. 


Masyarakat Banyuwangi dalam acara minggu lalu menyuguhkan bentuk hospitality yang luar biasa. Masyarakat berbondong-bondong memadati race village di Taman Blambangan Banyuwangi untuk melihat dan memberikan dukungan kepada para pelari. Tak di area lomba saja, support masyarakat mengalir di sepanjang rute yang dilalui para pelari. Anak anak TK menyoraki para runner dari tepi jalan. Ibu-ibu yang dengan semangat memberikan dukungan. Animo keramahan yang luar biasa. Masyarakat Banyuwangi terlihat begitu antusias menyambut ajang lari half marathon yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Kementerian BUMN itu.

Tak hanya masyarakat, BUMN Lain seperti LinkAja juga ikut ambil bagian dengan mengajak para pengunjung, baik itu peserta lari maupun masyarakat yang menonton untuk mendukung kampanye Cashless Society. Disana, masyarakat mendapatkan edukasi penggunaan aplikasi LinkAja untuk melakukan berbagai transaksi kuliner dan lainnya di kawasan Taman Blambangan Banyuwangi. Dan pastinya LinkAja juga membagikan banyak doorprize.

Mandiri Banyuwangi Half Marathon 2019 sukses digelar dan semoga menjadikan Kabupaten Banyuwangi terus berkembang dari sektor wisatanya.





Share:

Kisah Survivor dan Pendamping Multiple Myeloma

Pernah nggak kepikiran orang orang terdekatmu menderita kanker dan kamu harus jadi pendamping? Jujur, aku nggak pernah mikir sekalipun. Dan aku berharap nggak akan menghadapi situasi seperti itu. Kenapa tiba-tiba aku nulis begini? The reason is.. Kemarin, aku menerima undangan kegiatan yang diselenggarakan Unit Penanganan Kanker di Rumah Sakit Adi Husada Undaan Surabaya. Mendengar kisah dari para survivor dan pendamping kanker Multiple Myeloma.

Komunitas-Multiple-Myeloma
~Together Stronger~

Sekilas Tentang Kanker Multiple Myeloma

Kalau kemarin aku nggak ikut berkumpul dengan komunitas Multiple Myeloma Indonesia (MMI) yang juga turut serta hadir, aku mungkin tak akan pernah tahu kanker Multiple Myeloma. Dari keterangan dr Made, spesialis penyakit dalam di Adi Husada Cancer Center, Multiple Myeloma adalah jenis kanker yang terbentuk oleh sel plasma ganas. Sel plasma tersebut menghasilkan antibodi, yang istilahnya immunoglobulin, yang membantu tubuh menyerang dan membunuh kuman. Nah kanker darah (MM) ini mencegah tubuh untuk memproduksi antibodi secara normal. Imbasnya, tubuh kehilangan sistem kekebalan tubuh. Tubuhpun menjadi lemah dan rentan terhadap infeksi.

Gejala awal Multiple Myeloma bisa jadi terlihat sepele. Nyeri di tulang. Karena Multiple Myeloma umumnya mengenai ginjal dan tulang. Sel Myeloma bisa tumbuh subur pada sumsum tulang dan penderita bisa mengalami nyeri tulang, anemia, patah tulang, imunitas menurun, gejala penyakit hypercalcemia, insufisiensi ginjal dan proteinuria. Untuk aku yang tak tahu ilmu kedokteran sama sekali, hal-hal ini sangatlah asing. Dan mungkin ini yang dirasakan banyak penyitas kanker jenis ini saat pertama kali mengetahui penyakitnya. Banyak yang tidak tahu harus kemana. Menurut dr Made, awalnya mungkin banyak yang akan menuju ke dokter tulang, mengira mereka hanya sakit tulang biasa.

Dan karena kanker jenis ini, Multiple Myeloma, cukup jarang terjadi, keberadaan Multiple Myeloma Indonesia (MMI) sangatlah membantu mereka untuk kuat dan tidak merasa “berjuang” sendiri. MMI menjadi wadah informasi dan pengalaman antar anggota. Multiple Myeloma Indonesia (MMI) ini baru berdiri pada 2016. Dan tujuan dibentuknya komunitas ini sungguh mulia. MMI memberikan informasi akurat tentang pengobatan dan perawatan Multiple Myeloma.

Well, kalian bisa dengan mudah googling seputar kanker Multiple Myeloma juga Multiple Myeloma Indonesia (MMI) lebih lanjut. Or bisa langsung datang ke Rumah Sakit Undaan Unit Cancer Center atau mereka menyebutnya AHCC (Adi Husada Cancer Center). Semakin cepat Multiple Myeloma ditangani, maka akan jauh lebih baik.


Cerita Para Survivor dan Pendamping Kanker Multiple Myeloma

Ini yang kemarin memberikan pelajaran berharga. Bagaimana sikap seseorang yang dinyatakan Multiple Myeloma dan bagaimana seharusnya peran pendamping.

Awalnya, saat aku datang pertama kali. Aku sama sekali tak menyangka kalau para narasumber adalah survivor dan pendamping Multiple Myeloma. Aku pikir semuanya adalah dokter. Ternyata tidak. Hanya dokter Made Putra Sedana SpPD, K-HOM yang memang spesialis Oncology Hematology di AHCC. Iya sih Aku terlambat, jadi tidak mendengar perkenalan mereka. Maafkan..
dokter-spesialis-ongcology-Adi-Husada-Cancer-Center
dr. Made menggunakan baju berwarna biru, baliau adalah spesialis di AHCC
Aku ingat, Pak Putu bercerita. Ketika beliau dinyatakan menderita Multiple Myeloma beliau masih aktif di kantor. Beliau seperti tak merasakan sakit apapun. Namun ada aktivitas aktivitas yang beliau batasi. Seperti, beliau saat masih belum mengetahui sakit, beliau sering kepasar untuk mengambil foto. Beliau suka sekali dengan fotografi. Dan mengabadikan moment-moment di pasar tradisional menjadi kegiatan yang beliau lakoni. “Berdiri di dekat tempat sampah juga nggak masalah”, kata beliau. Tapi setelah beliau tahu, beliau menjadi penyitas kanker Multiple Myeloma, beliau mulai menghindari hal tersebut. Beliau sadar, yang bisa menyembuhkan diri beliau adalah beliau sendiri. Peran dokter “hanya sebagai” dokter. Maksudnya adalah, beliau kemudian rutin membuat catatan-catatan rekam mediknya sendiri. Beliau yang mulai membatasi makanan-makanan, dan aktivitas-aktivitas itu sendiri dengan ketat. Sungguh beliau terlihat begitu tegar.

Kemarin, Pak Putu juga didampingi istrinya, yang istilahnya adalah pendamping. Beberapa pendamping juga tampak hadir. Mereka mengisahkan bagaimana mereka sebagai pendamping yang harus ekstra sabar menghadapi para penyitas kanker Multiple Myeloma. Dan sungguh aku salut pada mereka yang benar-benar ikhlas menjaga para keluarganya. Tidak meninggalkan mereka sendirian. Dan aku rasa, disinilah poin pentingnya.

Ketika kita tahu ada orang disekitar kita adalah penyitas kanker, apapun itu jenisnya, tidak harus Multiple Myeloma, karena jenis kanker itu cukup sekali, kita yang berada disampingnya harus dengan sabar mendampingi mereka. Ikhlas mendampingi mereka. Jangan tinggalkan mereka sendiri. Pendamping para penyitas kanker sangat bermanfaat bagi para penyitas dan demi kesembuhannya.

Termasuk aku juga salut pada Rumah Sakit Adi Husada Undaan Surabaya yang menghadirkan unit pusat kanker terintegrasi Surabaya. AHCC atau lengkapnya Adi Husada Cancer Center mengawal kesembuhan para penyitas kanker dari mulai deteksi dini hingga treatment bahkan juga post care, alias mereka yang sudah pulih namun masih membutuhkan bimbingan. Mereka melayani itu semua. Dan di Indonesia timur, Adi Husada Cancer Center adalah yang terlengkap dan terintegrasi.

Penanganan Kanker Terintegrasi Surabaya

Adi-Husada-Cancer-Center
Ruang Konsultasi di Lantai 2 AHCC
Rumah Sakit Adi Husada Undaan Surabaya. Aku berkali-kali ke rumah sakit ini. Sewaktu kakak iparku dioperasi dan saat kakakku melahirkan, plus ketika harus sesekali datang untuk imunisasi keponakan. Sejak 2015 aku mulai menapakkan kaki disana. Tapi, aku tak pernah sekalipun tahu kalau rumah sakit ini punya unit khusus penanganan kanker. Baru beberapa bulan yang lalu, aku mengetahuinya saat mereka mengadakan acara self healing yoga.

Dan kemarin, lewat undangan seorang yang aku kenal, aku menjejaki lantai demi lantai unit pusat kanker terintegrasi Surabaya itu. Aku banyak membagi fotonya lewat google review. Termasuk ruang-ruangannya yang nyaman. Mereka bilang, “memang dikonsep seperti dirumah sendiri”. See it! Klik review disamping bintang, cari Eta Rahayu, aku menyertakan banyak foto yang aku ambil di AHCC.




Well, semoga informasi ini bermanfaat bagi semua yang membutuhkan. Bagi para penyitas kanker, kalian tidak sendirian. Jangan pernah berfikir kalau kalian sendiri. Dan buat kalian para pendamping, bersabarlah, ikhlas dan tetap menjadi pendamping yang baik bagi mereka yang membutuhkan.


Last but not least, semoga kita semua selalu sehat ya! Dan mari bersyukur. Itu saja. Itu cukup.


Share:

Menakar Investasi: Reksadana Campuran dan Reksadana Saham

reksadana-saham
sumber: ekbis.sindonews.com

Kemarin, salah satu perusahaan saham di twitter memposting dua tweet yang menggugah saya untuk menuliskan ini, menakar investasi: reksadana campuran dan reksadana saham.

Salah satu tweet itu begini bunyinya,
“Untuk mengelolanya, kamu harus memiliki 3 hal ini: Knowledge (Pengetahuan), Skill (Keterampilan), dan Wisdom (Kebijaksanaan). Selain itu lakukanlah diversifikasi saham, sebarkan kepemilikan saham di berbagai sektor.

Bagi yang sudah lama berkecimpung dalam dunia investasi dan saham, tentu sudah tahu mana yang akan dilakukan, apa bedanya, dan sebagainya. Tapi bagi pemula seperti saya, menerjemahkan reksadana campuran dan reksadana saham perlu pemahaman yang tak sebentar. Dan beberapa hari lalu, saya ikut belajar reksadana campuran dan reksadana saham bareng Ning Blogger Surabaya dan Manulife di MaxOne Hotel. Bukan Maxone Dharmahusada ya, tapi Maxone Tidar yang cuma sekian meter dari rumah.

Biasanya, saya akan mudah ingat ilmu kalau ilmu itu saya bagi, saya tulisan. So, hari ini saya akan coba berbagi ilmu mengenai menakar investasi: reksadana campuran dan reksadana saham. Kira-kira apa beda keduanya ya? Check this article out!


Flashback Investasi Reksadana



Sebelum saya menuliskan apa itu reksadana campuran dan reksadana saham. Yuk kita flashback reksadana manulife yang pernah saya tuliskan sebelumnya.
Pertama,
Silakan ditilik. Di artikel ini saya nulis mengenai mengapa kita perlu investasi.
Kedua,
Silakan diklik. Di artikel ini saya menulis mengenai investasi manulife pasar uang dan pendapatan tetap.
Ketiga,
Silakan diklik. Di artikel ini saya menulis mengenai investasi reksadana syariah.

Nah karena reksadana manulife ada 4 jenisnya, pasar uang, pendapatan tetap, reksadana campuran dan reksadana saham, so aku belum sharing dua reksadana ya. Betul, reksadana campuran dan reksadana saham.

Menakar Investasi Reksadana

Sebelum kita menimbang-nimbang, menakar investasi seperti enaknya investasi jenis apa yaaa.. Better kita cari tahu dulu reksadana saham dan reksadana campuran itu seperti apa. Untuk reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap sudah yaa! So, here they are…

Tentang Reksadana Saham

Sesuai namanya, reksadana saham ya investasi saham. Reksadana Saham adalah Reksadana yang melakukan investasi paling sedikit 80% (delapan puluh persen) dari nilai aktiva bersih. Jenis Reksa Dana ini cocok untuk investasi dengan jangka waktu lebih dari 5 tahun atau bahkan 10 tahun. Reksada saham ini sangat cocok bagi investor yang memiliki kemampuan diri untuk berisiko. Karena reksadana saham ini sangat tajam naik turunnya. Memang benar reksadana saham termasuk high risk high return, dan fluktuasinya juga sangat besar.

Sebetulnya, investasi dalam dunia saham ini bisa kita lakukan sendiri. Tanpa manager investasi. Tapi, ada tapinya nih. Kalau kita investasi saham sendiri, pasti kita perlu ilmu yang mumpuni. Jangan coba-coba main saham kalau ilmunya masih cetek. Yakan? Selain itu juga modalnya besar dan yang paling perlu dipertimbangkan adalah punya waktu. Waktu untuk memantau pergerakan saham setiap saat. Buat kita yang punya kerjaan lain, pasti gak punya waktu kan ya?

Nah baiknya, kita mengandalkan manajer investarian buat menjaga investasi saham kita. Mereka lebih paham strategi-strategi saham. Mereka tahu perusahaan mana yang aman, yang resmi, yang kiranya akan menghasilkan keuntungan dan lain sebagainya. Dan lagi, modalnya cukup murah. Di manulife, reksadana saham bisa dimulai dengan seratus ribu. Yak, 100ribu sudah dapat saham di perusahaan. Kerenkan?

Tentang Reksadana Campuran

Sesuai sebutannya, reksadana campuran tentu saja reksadana yang terdiri dari reksadana pasar uang, reksadana campuran, dan reksadana saham.  Karena campuran, komposisinya bisa beragam. Investasi reksadana campuran ini juga untuk jangka panjang, lebih dari 5 hingga 7 tahun. Dan investasinya juga dimulai dari angka yang tidak pernah saya sangka sebelumnya, hanya 100 ribu.

Cara Alih Unit Reksadana

Alih unit reksadana? Ya, jenis Reksadana bisa dialihkan kok. Iya. Jadi kalau diawal kita beli unit Manulife Dana Saham, kita bisa mengalihkannya ke Manulife Dana Campuran atau Manulife Obligasi Unggulan, dan seterusnya. Pengalihan alias switching investasi ini tanpa batasan waktu lhooo! Kita bisa mengalihkannya setiap saat. Tapi tentu saja prosesnya membutuhkan waktu.



Well, itulah ilmu yang saya dapat beberapa hari lalu tentang reksadana campuran dan saham? Lalu enaknya milih yang mana? Tentu kita kudu menakar kemampuan kita sendiri. Kira-kira kita berada pada zona mana. Toh semuanya juga menghasilkan keuntungan. Hanya saja, ada yang cepat ada yang lambat. Well, silakan dipilih-pilih, dan mari investasi!


Share:

Pohon Terkenal: Menyelami Sisi Lain Akademi Kepolisian

Film Indonesia makin banyak aja ya sekarang. Dan kualitasnya makin keren-keren. Termasuk film satu ini. Pohon Terkenal. Iya judulnya Pohon Tekenal. Pohon terkenal jadi salah satu film Indonesia terbaru yang bisa kita tonton di bioskop.

Kok saya bisa bilang gitu? Kan filmnya belum releaseYaaaaa. Pohon Terkenal kemarin, Rabu, 13 Maret 2019 ngadain Pre Screening di Tunjungan Plaza 3 Surabaya. And saya beruntung jadi salah satu yang menyaksikan film garapan Monty Tiwa dan Annisa Meutia ini.

Review-Film-Pohon-Terkenal
Laura & Raim di Pre Sreening Pohon Terkenal
Pre Screening Pohon Terkenal sukses membuat kami tertawa. And all i have to say is, that was fun. Thankyou everyone! :) For your information, film ini akan resmi tayang di bioskop 21 Maret 2019 nanti. Mau tahu bocorannya sebelum nonton? Let me write it for you..

PLOT Cerita Pohon Terkenal

Bentar, sebelum saya ceritain, ada baiknya kalian semua nonton dulu trailer dari film Pohon Terkenal. 
Setelah lihat trailer itu, apa yang kalian pikirkan? Dua orang sahabat saya yang saya tanya, bilang, "dari trailernya aku masih belum bisa nangkep maksudnya". Well, kalau kalian juga punya opini yang sama dengan sahabat saya, sudah seharusnya kalian perlu lihat film ini secara full di bioskop.

Okay, saya nggak akan spoiler disini. Tapi coba kita tilik di website Cineplax. Saya menemukan sinopsis seperti ini.
Sejak masuk sebagai taruna baru di Akademi Kepolisian Semarang, Bara Maulana (Umay Shahab), Ayu Sekarwati (Laura Theux) dan Johanes Solossa (Raim Laode) harus mengucapkan selamat tinggal kepada kehidupan remaja yang normal. Masa depan mereka kini tidak lagi menjadi milik sendiri. Siapa yang akan bertahan dan siapa yang akan menyerah? Terutama ketika cinta dan hati menjadi taruhannya.
Okay! Now what do you think? Apapun yang kalian pikirkan, plot film ini cukup menghibur untuk disimak. Secara genre, Pohon Terkenal bergenre Drama - Komedi. So, di beberapa scene, kita akan tertawa terbahak-bahak. Apalagi ulah Johanes yang lucu banget banget.


Akting Para Pemain

Ketiga pemeran utama, Umay, Laura, Raim, ketiganya memainkan karakter Bara, Ayu dan Johanes dengan sukses. Ketiganya meyakinkan para penonton tentang bagaimana sisi lain akademi kepolisian yang sesungguhnya. Mereka berjuang, mereka berkorban, dan terlihat bagaimana kedekatan ketiganya, yang dalam satu angkatan itu, begitu akrab.

Durasi Film Pohon Terkenal

Film yang ceritanya ditulis oleh kedua sutradara dan juga Lina Nurmalina ini berdurasi 96 menit. Tak terlalu pendek dan tak terlalu panjang. Cukup untuk membuat kita terhibur dan tidak merasa bosan.

Pohon Terkenal: Film Pertama dari Polisi Republik Indonesia (POLRI)

Ya. Salah satu yang menjadikan Pohon Terkenal beda dari film-film lokal lainnya adalah film ini diinisiasi langsung oleh Divisi Humas Polri. Tujuan film ini utamanya adalah mengenalkan sisi lain akademi kepolisian yang tak banyak orang tahu. Buat kalian yang ingin masuk Akademi Kepolisian, saya rasa ini film yang sangat rekomended buat kalian. Kalian akan tahu apa itu integritas, apa arti "seragam" dan apa arti Pohon Terkenal.

Kalau kalian penasaran, silakan tonton filmnya di bioskop-bioskop mulai tanggal 21 Maret 2019. : )


Share:

Oleh-Oleh Surabaya 2019: Patata Papia



Wait, apa beda Patata Papia dengan Surabaya Patata? Well, mungkin itu yang akan jadi pertanyaan besarnya ya setelah baca judul artikel ini? Tenang-tenang. Saya coba tuliskan semua ya tentang Oleh-Oleh Surabaya 2019: Patata Papia ini. So, keep reading! : )

Oleh-Oleh Surabaya 2019: Patata Papia by Surabaya Patata

Surabaya Patata, siapa sih yang gak tahu oleh oleh kekinian premium ini? Kalian juga pasti tahu dong! Nah dari namanya, udah ketahuan banget kan kalau Patata Papia ini juga bagian dari Surabaya Patata. Yuhuuu, Bulan Maret 2019 ini, Surabaya Patata melaunching Patata Papia. So, Patata Papia juga bagian dari “keluarga” Surabaya Patata. Lalu apa bedanya?

Kalau selama ini Surabaya Patata punya varian seperti Cheese Patata, Nutella Patata, Black Patata, dsb. Masih sama seperti pendahulunya, Patata Papia ini juga berupa cake yang berbahan dasar kentang dengan padu-padan rasa. Patata Papia ini punya 5 varian yang menggoda. Apa saja? Ada Red Velvet Papia, Taro Papia, Chocolate Pandan Papia, Cheese Papia, dan Double Chocolate Papia.

Patata Papia, terbuat dari kentang dan cream keju yang dikukus. Patata Papia ini terinspirasi dari Bakpia Jogja. Dan dari ukurannya yang dulu besar itu, sekarang diperkecil. Patata Papia ini bisa dikonsumsi 5 hari dalam kondisi suhu ruang. Dan kalau masuk kulkas bisa bertahan 7 hari.

Kemasan Surabaya Papia Lucu

Surabaya Papia selain dibungkus dengan boks kotak, juga dibungkus dengan kemasan plastik per itemnya. Jadi kalau per-boks isinya 10, itu bisa banget dibagi-bagi per bungkus. Bungkusnya pun simple tapi manis. Bungkusnya sebenarnya transparan, tapi warnanya seperti abu-abu tua kecoklatan, so agak gelap gitu. Nih, take a look first ya!










--

Outlet Surabaya Patata Baru

Berkali-kali lewat Jemursari, saya belum pernah tahu ada Outlet Surabaya Patata. Baru beberapa hari lalu. Ternyata, Outlet Surabaya Patata di Jemursari memang outlet baru. Kini Surabaya Patata punya youtuber kenamaan Ria Ricis dan kakaknya Oki telah memiliki 5 outlet. Dimana saja?

Outlet Dharmahusada
Outlet Surabaya Patata pertama ini terletak Jalan Dharmahusada No 187 Mojo, Gubeng, Surabaya. Bersebelahan dengan Maxone Dharmahusada Hotel.



Outlet Rest Area KM 25 (Tol Gempol-Surabaya) dan Outlet Rest Area KM 26 (Tol Gempol-Surabaya)
Gak sempat beli di dalam kota? Tenang! Bisa kok beli di rest area Gempol Surabaya.


Outlet Jemursari
Nah ini nih lokasi baru Surabaya Patata di Jalan Raya Jemursari No 70. Tepatnya di Café BomBer.



Outlet MERR
Terakhir, Surabaya Patata ada juga di MERR, tepatnya Jalan Dr. Ir. H. Soekarno No 397 Kedung Baruk, Rungkut, Surabaya.



Karena outletnya udah banyak, jadi kita bisa lebih leluasa beli ya!


Harga Surabaya Papia


Harganya berapa sih? Surabaya Papia dijual dengan harga Rp40.000/boks. Per boks ada 10 kemasan kecil Surabaya Papia. Dan di dalam boks ada mix 3 varian. Patata Papia by Surabaya Patata ini akan resmi dilaunching pada 16 Maret 2019, dan juga akan tersedia di Gofood juga.

Ohya, for your information. Surabaya menggelar Promo Buy 1 Get 1 Free selama 16 Maret – 23 Maret 2019. Apa syaratnya? Mudah. Kita hanya perlu share di FB atau IG. Tinggal kita tunjukkan dan kita bisa langsung menikmati Patata Papia 10 bungkus GRATIS. Menarik kan? Tunggu apa lagi! Yuk cus beli yukk! 



Share:

Popular Posts

Labels

Blog Archive